Tentang EmilChronicleOnline & Pertemuan Pertama (Part.1)


Tentang EmilChronicleOnline dan Pertemuan Pertama

This story tells you about my experienced on playing my first MMORPG. For the first time I am serious on playing such as this game. And this is a point plus for me because I met him for the first time in this game.

 

Part 1.


Satu demi satu lagu itu mengalun, lagu yang senantiasa mengiringi mereka yang asik bercanda, bermain dan bercengkrama satu sama lain meski itu di dunia maya. Sebuah permainan multiplayer yang cukup seru untuk dimainkan. Dengan berbekal koneksi internet yang seadanya serta notebook dengan kualitas yang biasa, aku –untuk pertama kali memainkan sebuah game multiplayer dengan serius- memulai untuk memainkannya. Tertarik karena selain gambar dan suasana yang berbasis manga dan anime selain itu sepupuku juga ikut serta didalamnya. Membuatku senantiasa gembira saat menjalankan karakter pertamaku. Kami berdua –aku dan sepupu perempuanku- selalu bermain bersama, menjalani kehidupan di dunia maya dengan karakter yang jauh berbeda dengan aslinya.

My First Character on Emil Chronicle Online

Gambar karakter pertamaku –ign : ShimizuSaki

Cukup mudah dipahami bagaimana cara memainkannya, namun susah untuk menguasainya. Apalagi bagi orang awam sepertiku. Kami hanya bermain ala kadarnya, berusaha menyenangkan diri sendiri –karena satu hal aku mengalihkan duniaku- dan mencari teman baru dari sini. Meskipun tidak selalu berjalan mulus, karena tersendat oleh modem dan koneksi tapi selalu ada saja yang membantu.

Setelah hampir kurang lebih 3-4 bulan bermain, aku bertemu dengannya. Awal perjumpaan yang cukup menarik karena tiba-tiba saja dia menyapa dan akhirnya bermain bersama. Aku yang pada saat itu tengah mencari anggota baru untuk perkumpulanku (di ECO disebut sebagai Ring,di game online yang lain terkenal sebagai Guild) hanya duduk-duduk santai sembari mengisi bar HP dan MP ku. Saat itu aku sendiri mencari  monster untuk diburu agar levelku cepat naik –hal yang cukup susah berhubung jobku dan status karakterku yang notabene bekerja sebagai supporter-. Pengumuman yang kupasang cukup banyak menarik pemain-pemain yang ingin bergabung, hingga pada akhirnya dia datang.

“Mauu..” katanya tiba-tiba. Dia berdiri dihadapanku yang sedang asik duduk-duduk di  utara salah satu map bernama Snov Fork.

“Mau apa?” tanyaku.

“Itu ring tinju..mau..” jawabnya. Tanpa banyak basa-basi dia kuterima. Setelah mengetahui levelnya pada saat itu –yang masih lebih rendah daripada aku-.Pembicaraan berlanjut hingga kami memutuskan untuk hunt bersama.

Saat itu Ring dipimpin oleh aku dan sepupu perempuanku, dan tentu saja karena kecerewetan kami berdua cukup banyak mampu menghimpun orang-orang untuk masuk dalam grup kami, yah meskipun isinya bukan para dewa-dewa namun hal itu tetap menyenangkan karena hamper sebagian besar sifat rekan-rekan kami sama cerewet dan ramai. Kemudian aku berhasil menarik salah satu temanku di kampus untuk ikut terjun dalam game –yang pada akhirnya membuat kami sama-sama terjerumus semakin dalam- tentu saja aku masukkan dia dalam ring kami.

Di bawah ini SS karakter sepupu perempuanku.

Yang satu ini gambar karakterku dan teman sekampusku.

Dibawah ini SS karakterku dan si dia yang sekarang menjadi pacarku 😀

Saki&Kopi

Saki&Kopi

Cerita berlanjut, aku dan kopi (panggilan Mocacino) hanya sekali itu saja hunt bersama. Setelah aku akhirnya di rekrut kakak sepupuku (kakak laki-laki Chinami ikut bermain game ini) untuk bergabung di Ringnya maka sejak saat itulah aku meninggalkan ringku dulu, dan ring kuserahkan pada yuuzaki. Aku mulai sibuk dengan aktivitas baruku bersama kawan-kawan baru di ring bernama SCID. Bersama om Sil (Silverstone..maap ya om namanya aku pinjem :-p ) dkk (terlalu banyak untuk disebutkan, jadi perwakilan saja ya para om-om yang baek 😀 ) aku menjalani tiap hariku dengan gembira. Mereka banyak membantuku dalam game dan aku yang masih cupu di ring itu berusaha meminimalisir kerepotan mereka saat mereka tengah kurepoti –mungkin jadi semakin merepotkan-.

Ini dia SS karakterku beserta mereka 😀

Kami sang SCID

Oh iya, sebelum aku direkrut oleh kakak sepupuku itu ringku yang dulu sempat sepi dan kopi keluar –dia pamit tapi aku tidak sempat membalas whisperannya, sehingga kupikir dia keluar dengan seenaknya,hahaha. Dan saat levelku mulai cepat naik tiba-tiba dia (kopi) whisper padaku. Karena aku bukan tipe orang yang bisa melakukan banyak hal dalam satu waktu maka terbengkalailah setiap whispernnya. Namun dalam sekejap tiba-tiba levelnya jauh melampauiku. Kami bertemu kembali di Ruins Square. Aku menyapanya, tapi dia menjawab dengan ketus. Yah, itu wajar siapa yang tak akan marah jika chatnya tak pernah digubris. Namun akhirnya kami berhasil mengobrol seperti biasa –yah karena sempat aku rayu dulu. Dari percakapan itulah kami membuat janji untuk kembali hunt bersama. Kami bertukar nomor handphone dengan tujuan agar lebih mudah untuk menghubungi saat kapan aku online dan dia online. Dari situlah hubungan dan cerita kami berlanjut. Sebuah cerita yang tidak pernah aku duga sebelumnya. Cerita yang lucu dan mungkin bagi orang awam hal itu diluar logika. Tetapi inilah kenyataannya, kini kami berdua telah bersama tidak hanya di dunia maya tapi juga di dunia nyata 😀

 

Advertisements

The URI to TrackBack this entry is: https://thefirefliesglow.wordpress.com/2011/03/18/tentang-emilchronicleonline-pertemuan-pertama-part-1/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: